Dalam dunia SEO, Anda mungkin sering mendengar para praktisi membicarakan angka "Domain Authority" atau DA sebagai tolok ukur kesuksesan sebuah website.
Seringkali muncul pertanyaan mengapa sebuah situs berita besar bisa dengan mudah menduduki halaman pertama Google hanya dalam hitungan jam, sementara blog baru membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk mendapatkan posisi yang sama.
Fenomena ini erat kaitannya dengan "kekuatan" atau otoritas yang dimiliki oleh domain tersebut di mata mesin pencari.
Secara sederhana, Domain Authority adalah skor prediksi yang menggambarkan peluang sebuah website untuk bersaing di peringkat atas hasil pencarian.
Metrik ini pertama kali diperkenalkan oleh Moz sebagai alat bantu bagi pemilik situs untuk mengukur seberapa kompetitif website mereka dibandingkan dengan para kompetitor di ceruk (niche) yang sama.
Namun, memahami apa itu DA tidak sekadar melihat angka satu hingga seratus. Di balik skor tersebut, terdapat variabel kompleks mulai dari kualitas profil backlink hingga reputasi domain secara keseluruhan.
Artikel ini akan mengupas tuntas mulai dari definisi fundamental, cara kerja penghitungannya, hingga strategi efektif bagi Anda yang ingin memperkuat kredibilitas website demi performa SEO yang lebih optimal.
Baca Juga: SEO On-Page Adalah: Cara Kerja, Manfaat & Strategi
Apa itu DA (Domain Authority)?
Domain Authority (DA) adalah sistem pemeringkatan mesin pencari yang dikembangkan oleh Moz, sebuah perusahaan perangkat lunak SEO terkemuka.
Sejak diperkenalkan, DA telah menjadi standar industri yang digunakan untuk memprediksi seberapa besar peluang sebuah website untuk muncul di hasil pencarian (SERP).
Meskipun angka ini sering menjadi acuan, penting untuk dipahami bahwa DA adalah skor perbandingan, bukan angka mutlak yang menentukan trafik sebuah situs secara langsung.
Cara Kerja Domain Authority (DA)
DA menggunakan skala penilaian mulai dari 1 hingga 100. Namun, satu hal yang perlu Anda garis bawahi adalah bahwa sistem ini bersifat logaritmik.
Artinya, jauh lebih mudah untuk menaikkan skor website Anda dari angka 10 ke 20, daripada meningkatkannya dari angka 70 ke 80.
Hal ini menjelaskan mengapa website besar yang sudah mapan memiliki skor yang sangat stabil di angka tinggi, sementara website kecil harus berjuang lebih keras untuk setiap kenaikan satu poin saat mereka mulai mencapai angka menengah.
Salah satu kekeliruan yang paling sering terjadi di kalangan pemula adalah menganggap DA sebagai faktor penentu peringkat resmi dari Google. Faktanya:
DA adalah metrik pihak ketiga: Google tidak menggunakan skor DA dalam algoritma pencariannya.
Alat Evaluasi, Bukan Kontrol: DA berfungsi sebagai indikator kesehatan SEO dan kekuatan kompetitif website Anda dibandingkan kompetitor, bukan jaminan posisi pertama di Google.
Fokus pada Relativitas: Jika skor DA Anda turun tetapi skor kompetitor Anda turun lebih jauh, secara teknis posisi Anda di pasar justru sedang menguat.
Dengan memahami bahwa DA adalah alat analisis dan bukan "titah" dari mesin pencari, Anda dapat menggunakan metrik ini secara lebih bijak untuk memantau efektivitas strategi SEO jangka panjang tanpa terjebak pada obsesi angka semata.
Perbedaan DA (Domain Authority) dan PA (Page Authority)
Selain Domain Authority, Anda mungkin juga sering menemukan istilah Page Authority (PA). Meskipun keduanya sama-sama dikembangkan oleh Moz dan menggunakan skala 1–100, keduanya memiliki fokus evaluasi yang sangat berbeda.
Memahami perbedaan ini penting agar Anda bisa menentukan bagian mana dari website Anda yang perlu dioptimasi.
Domain Authority (DA): Kekuatan Seluruh Situs
DA mencerminkan kekuatan prediktif dari seluruh domain atau subdomain. Skor ini memberikan gambaran umum tentang reputasi dan otoritas website Anda secara kolektif.
Jika sebuah website memiliki DA yang tinggi, maka setiap halaman baru yang diterbitkan di bawah domain tersebut cenderung memiliki "modal" awal yang lebih kuat untuk bersaing di mesin pencari karena kredibilitas nama domainnya.
Page Authority (PA): Kekuatan Spesifik Halaman
Berbeda dengan DA, Page Authority (PA) hanya mengukur kekuatan peringkat dari satu halaman spesifik atau URL tertentu.
PA tidak memperhitungkan otoritas domain secara keseluruhan, melainkan fokus pada kualitas konten dan jumlah backlink yang masuk langsung menuju halaman tersebut.
Sebagai contoh, sebuah artikel blog yang viral bisa saja memiliki skor PA yang sangat tinggi, meskipun skor DA domainnya masih tergolong rendah.
Untuk memudahkan Anda dalam melihat perbedaannya, berikut adalah ringkasan perbandingan antara keduanya:
Aspek Perbandingan | Domain Authority (DA) | Page Authority (PA) |
Cakupan Evaluasi | Seluruh root domain atau subdomain. | Satu URL atau halaman spesifik saja. |
Fokus Utama | Kekuatan seluruh brand/website. | Kekuatan satu konten/artikel tertentu. |
Kegunaan | Membandingkan kekuatan situs dengan kompetitor. | Menilai efektivitas promosi pada satu halaman. |
Dampak Optimasi | Meningkat jika profil link seluruh web membaik. | Meningkat jika halaman tersebut mendapat backlink berkualitas. |
Bagaimana Cara DA Dihitung?
Moz tidak menggunakan sembarang angka untuk menentukan skor Domain Authority. Proses penghitungannya melibatkan integrasi puluhan faktor yang dikumpulkan melalui indeks web mereka (MozScape).
Karena sistemnya menggunakan algoritma machine learning, skor DA akan terus berubah seiring dengan perubahan data yang ditemukan di seluruh internet.
Berikut adalah komponen utama yang paling berpengaruh dalam penghitungan skor DA:
1. Jumlah dan Kualitas Backlink
Faktor paling krusial adalah profil tautan (link profile). Namun, bukan berarti semakin banyak link maka skor otomatis naik.
Moz lebih mengutamakan kualitas. Satu link dari situs berita besar atau institusi pendidikan berotoritas tinggi jauh lebih berharga daripada seribu link dari blog tidak dikenal atau situs spam.
2. Linking Root Domains
Ini adalah jumlah domain unik yang memberikan tautan ke website Anda. Jika Anda mendapatkan 100 link dari satu website yang sama, nilainya tidak akan sekuat jika Anda mendapatkan 100 link dari 100 website berbeda.
Semakin banyak domain unik yang merekomendasikan situs Anda, semakin kredibel situs Anda di mata algoritma.
3. Relevansi dan Reputasi Link
Moz juga menilai apakah website yang memberi Anda link memiliki topik yang relevan dengan konten Anda. Selain itu, "lingkungan" tempat Anda mendapatkan link sangat berpengaruh;
jika website Anda sering dikaitkan dengan situs-situs yang memiliki reputasi buruk, skor DA Anda bisa terdampak secara negatif.
4. Struktur Internal Linking
Meskipun backlink (eksternal) adalah faktor terbesar, bagaimana Anda menghubungkan satu halaman ke halaman lain di dalam website sendiri juga berperan.
Struktur internal linking yang rapi membantu mesin pencari (dan algoritma Moz) memahami hierarki dan relevansi konten di dalam situs Anda.
5. Kualitas Konten dan User Experience
Secara tidak langsung, konten yang berkualitas tinggi akan menarik lebih banyak orang untuk memberikan link secara sukarela (organic backlinks).
Meskipun Moz tidak secara eksplisit "membaca" tulisan Anda seperti Google, dampak dari konten yang bagus akan terakumulasi dalam bentuk data trafik dan perilaku link yang pada akhirnya meningkatkan skor DA.
Berapa Skor DA yang Dianggap "Bagus"?
Banyak pemilik website yang merasa cemas ketika melihat skor DA mereka berada di angka 20 atau 30.
Namun, satu hal yang perlu Anda pahami adalah bahwa Domain Authority bersifat relatif dan komparatif. Skor DA tidak bisa dinilai secara objektif seperti nilai ujian sekolah, melainkan harus dibandingkan dengan pesaing di ceruk pasar (niche) yang sama.
Konsep Relatif: DA adalah Alat Banding
Skor DA 30 bisa dikatakan sangat bagus jika rata-rata kompetitor utama Anda hanya memiliki skor DA 15 hingga 20.
Sebaliknya, skor DA 50 mungkin terasa rendah jika Anda sedang bersaing di industri yang sangat kompetitif seperti media berita nasional atau finansial, di mana para pemainnya memiliki skor di atas 80.
Jadi, tujuan Anda bukanlah mencapai skor 100, melainkan menjadi lebih otoritatif dibandingkan kompetitor langsung yang memperebutkan kata kunci yang sama dengan Anda di hasil pencarian.
Kategori Skor sebagai Gambaran Umum
Meskipun setiap industri berbeda, berikut adalah kategorisasi kasar untuk membantu Anda memetakan posisi website Anda saat ini:
Skor 1 - 20 (Website Baru): Ini adalah fase awal. Sebagian besar website baru memulai dari skor 1. Pada tahap ini, fokus utama Anda adalah membangun fondasi konten dan mulai mencari backlink berkualitas agar skor merangkak naik.
Skor 20 - 40 (Website Berkembang): Pada level ini, website Anda sudah mulai diakui oleh mesin pencari. Anda mungkin sudah memiliki beberapa konten yang menempati halaman pertama untuk kata kunci dengan persaingan rendah hingga menengah.
Skor 40 - 60 (Website Mapan): Ini adalah kategori website yang sudah memiliki otoritas kuat. Biasanya situs pada level ini memiliki profil backlink yang sehat dan rutin mendapatkan referensi dari situs lain secara organik.
Skor 60 - 100 (Website Otoritas/Populer): Ini adalah domain kelas atas seperti Facebook, Wikipedia, atau portal berita besar dunia. Sangat sulit untuk mencapai level ini tanpa popularitas brand yang masif dan jutaan backlink berkualitas.
Memahami apa itu DA sangat penting bagi setiap pemilik website yang ingin serius bersaing di ranah digital. Domain Authority memberikan gambaran seberapa besar kekuatan "otot" SEO website Anda dibandingkan dengan para kompetitor. Dengan mengetahui skor ini, Anda bisa mengukur sejauh mana efektivitas strategi link building dan upaya optimasi yang telah dilakukan selama ini.
Namun, perlu diingat kembali bahwa DA hanyalah sebuah metrik prediksi dari pihak ketiga. Skor DA yang tinggi bukanlah jaminan mutlak bahwa website Anda akan otomatis menduduki peringkat pertama di Google.
Google tetap menggunakan ratusan faktor internal lainnya—seperti kualitas konten, kecepatan situs, dan pengalaman pengguna yang tidak selalu tercermin hanya dari angka DA.
Oleh karena itu, jadikanlah Domain Authority sebagai navigasi atau indikator progres, bukan sebagai tujuan akhir.
Fokuslah pada membangun website yang benar-benar bermanfaat bagi pembaca. Sebab, konten yang berkualitas secara alami akan mengundang backlink, dan backlink yang berkualitas pada akhirnya akan meningkatkan skor DA Anda dengan sendirinya.
Optimasi SEO Lebih Mudah dengan Bantuan Digital Marketing Agency Croloze
Meningkatkan skor Domain Authority bukanlah pekerjaan semalam. Proses membangun profil backlink yang bersih, riset kompetitor yang mendalam, hingga optimasi teknis memerlukan waktu, ketelitian, dan strategi yang tepat.
Jika Anda merasa kesulitan mengelola semua aspek SEO sendirian, berkolaborasi dengan ahli adalah langkah yang bijak.
Croloze, sebagai Digital Marketing Agency profesional, hadir untuk membantu Anda memenangkan persaingan di mesin pencari.
Kami memahami bahwa setiap bisnis memiliki kebutuhan unik, itulah sebabnya kami menawarkan solusi SEO yang komprehensif, mulai dari:
Audit SEO Mendalam: Menganalisis apa yang menghambat kenaikan DA dan peringkat website Anda.
Strategi Link Building Berkualitas: Mendapatkan backlink dari sumber otoritas tinggi yang relevan, bukan sekadar kuantitas.
Optimasi Konten & On-Page: Memastikan setiap halaman di website Anda memiliki "daya saing" tinggi di mata algoritma mesin pencari.
Bersama Croloze, Anda tidak perlu lagi menebak-nebak strategi mana yang berhasil. Kami fokus pada hasil yang terukur untuk membantu bisnis Anda tumbuh lebih cepat dan lebih stabil di ranah digital.





